Fase Yang Pernah Dilalui Blogger Pemula - Max Ikhsan
Advertisement
Advertisement

Fase Yang Pernah Dilalui Blogger Pemula

fase blogger pemula

Di dunia ini banyak sekali blogger-blogger sukses yang memulai ngeblog dari nol sampai bisa menghasilkan uang ratusan juta perbulan. Di Indonesia pun banyak blogger sukses yang memiliki penghasilan fantastis dan bisa menghasilkan banyak uang dari blognnya. 

Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya para blogger sukses tersebut pernah menjadi pemula dan mengalami beberapa fase yang bisa dibilang, lucu, membuat penasaran, bosan, dan lain sebagainya? 

Nah, pada artikel kali ini mari kita bahas apa saja fase yang pernah dilewati blogger pemula ketika baru terjun kedunia blogging. 

 

Fase Yang Pernah Dilalui Blogger Pemula 

Berikut ini adalah beberapa fase yang pasti pernah dilalui seorang blogger pemula. Anda pernah mengalaminya? 

Fase Mulai Tertarik Pada Blog

Melihat Blog Bisa Menghasilkan Uang 

Hampir semua blogger pemula dan termasuk saya, itu tertarik pada dunia blogging setelah mendapatkan informasi bahwa ternyata blog bisa menghasilkan uang. 

Sayangnya ekspektasi bisa menghasilkan uang dari blog tidak semudah itu dalam realitanya. Perlu kerja keras, perlu kerja cerdas, perlu ketekunan, dan kesabaran hingga blog bisa menghasilkan uang. 

Pada fase ini banyak blogger pemula yang akhirnya menyerah dan tidak melanjutkan ngeblog karena tidak kunjung mendapatkan penghasilan dari blog. 

Bagaimana, Anda pernah mengalami fase ini?  

 

Sekedar Untuk Menyalurkan Hobi 

Saat Anda memiliki hobi menulis, mungkin alasan Anda membuat blog adalah karena ingin mempublikasikan karya Anda di internet, sehingga Anda tidak terlalu memikirkan apakah blog Anda harus ramai pengunjung atau tidak. 

 

Fase Yakin Blog dan Domain Gratisan Bisa Segalanya 

Salah satu fase yang pasti pernah dialami oleh seorang blogger pemula adalah yakin bahwa blog dengan domain gratisan seperti blogspot.com dan wordpress.com bisa melakukan segalanya, mulai dari bersaing dengan blog bertop level domain, dan menghasilkan uang. 

Rasa idealis bisa jadi pemicu hal ini bisa terjadi. Namun, salah satu hal lain yang menyebabkan seorang blogger pemula tidak menggunakan top level domain adalah karena belum bisa membeli domain dengan alasan harganya mahal, takut salah setting, atau minder menanyakan pada orang lain bagaimana cara menggunakan top level domain. 

 

Fase Lebih Mementingkan Tampilan Dari Pada Konten  

Fase ini pasti pernah juga dialami oleh blogger pemula, karena pada dasarnya seorang blogger pemula sedang mencari identitas blognya dari segi tampilan. 

Ciri-ciri seorang blogger pemula yang sedang dalam fase ini adalah: 

1. Gonta-ganti Template.

2. Gonta-ganti navigasi menu. 

3. Gonta-ganti warna template. 

4. Meniru tampilan blog lain.

5. Menghabiskan waktu mengedit HTML 

 

Fase Meniru Blog Lain 

Setelah fase tampilan lebih penting dari pada konten, selanjutnya seorang blogger pemula pasti masuk ke fase meniru blog lain.

Blog yang ditiru biasanya adalah blog atau website yang paling sering dia lihat dan menurutnya tampilan dari blog atau web tersebut sangat bagus.

Saya sendiri pernah mengalami fase ini, dan salah satu website yang ingin saya tiru tampilannya adalah jalantikus.com. 

Tapi perlu digaris bawahi bahwa yang ingin saya tiru adalah tampilannya, bukan isi konten dan atau gaya menulisnya.

Baca: Cara Kustom Permalink


Fase Mencari Gaya Menulis 

Ini adalah fase dimana seorang blogger pemula mulai membuat konten. Pada dasarnya seorang blogger pemula akan meniru gaya menulis blog lain ketika baru mulai belajar membuat konten. 

Saya sendiri diawal-awal membuat artikel pasti selalu menggunakan kata sobat, lalu mulai menggunakan kata kita, kamu, dan akhirnya kini saya selalu menggunakan kata Anda sebagai cara memanggil pembaca konten blog ini. 

 

Fase Penasaran Kenapa Artikel Tidak Muncul di Google 

Seorang blogger pemula yang baru selesai membuat konten pada blognya biasanya akan mulai mencari konten yang dibuatnya di google. 

Fase awalnya adalah dia akan mengetikan judul kontennya sangat persis dimesin pencarian google. Setelah itu, dia akan penasaran kenapa konten yang dia buat tidak muncul di google, dan yang ada di google itu ada juga konten dari blog lain. 

 

Fase Mulai Mengenal Webmaster 

Ini adalah fase dimana seorang blogger pemula penasaran bagaimana cara membuat artikel muncul di google. 

Pada fase ini juga para blogger pemula mulai mengenal istilah-istilah yang ada di webmaster (search console) seperti sitemap, fetch as, breadrumb, dan lain sebagainya. 

Puncak fase ini adalah sang blogger pemula akhirnya berhasil melakukan indexing dan membuat artikel yang dibuat muncul di pencarian google. 

 

Fase Ingin Segera Menghasilkan Uang Dari Blog 

Ini adalah fase yang sebagian blogger pemula pasti pernah alami, yaitu ingin segera menghasilkan uang dari blog. 

Pada fase ini seorang blogger pemula biasanya akan cepat-cepat mendaftar ke google AdSense dan berharap blognya bisa memberikan penghasilan dari iklan. 

Tapi sayangnya impian untuk segera berpenghasilan dari AdSense itu harus sirna karena blog tidak memiliki pengunjung yang banyak. Ujung-ujungnya iklan diklik sendiri lalu akhirnya akun AdSense di suspend atau di banned.

 

Fase Mulai Sadar Bahwa Konten Is King 

Karena blog jarang dikunjungi orang, maka blogger pemula biasanya mulai sadar bahwa tampilan pada blog itu tidak sepenting konten. 

Pada tahap ini biasanya seorang blogger pemula akan rajin update artikel, belajar SEO onpage, belajar menentukan keyword, dan mulai memperhatikan jumlah kata pada artikel yang dibuat. 

 

Fase Mulai mengembangkan Konten Lebih Dari Satu Niceh/Jenis 

Fase ini termasuk pada fase sadar bahwa konten is king. Oleh karena itu biasnya blogger pemula akan mengembangkan jenis kontennya menjadi beberapa macam, yang akhirnya menjadikan blognya berjenis gado-gado (semua informasi ada). 

Selain itu, jenis konten yang biasanya ditambahkan oleh blogger pemula adalah hal-hal yang bisa menghasilkan uang seperti ebook, dan lain sebagainya. 

Fase Bosan Dan Jarang Update Konten 

Ini adalah fase yang pasti semua blogger pernah alami, yaitu bosan update konten dengan berbagai alasan. 

Biasanya alasan blogger pemula bosan update konten karena stack tidak memiliki ide untuk menulis, atau memang sedang tidak ada gairah untuk menulis. 

Fase ini tidak terlalu masalah selama tidak membuat lupa pada blog. Yang jadi masalah adalah apabila jarang update konten itu karena memang sudah tidak ada semangat ngeblog lagi. 

 

Pengalaman Penulis 

Blogger pemula mulai belajar ngeblog dari nol dan hanya mengandalkan tutorial dari blog lain, itulah yang saya alami. 

Semua fase yang saya sampaikan disini 90% pernah saya alami, sehingga ini merupakan artikel original berdasarkan pengalaman. 

Fase yang paling sulit adalah ketika kita menggebu-gebu ingin segera menghasilkan uang dari AdSense dan fase benar-benar malah update konten. 

Nah, jika Anda sudah berhasil melewati tahapan-tahapan yang sudah saya tuliskan, maka artinya Anda sudah menjadi blogger yang saat ini sedang berfokus bagaiman membuat konten bisa bersaing di halaman pertama mesin pencari, memaksimalkan jumlah pengunjung, memaksimalkan SEO off page, dan memaksimalkan  pendapatan dari blog lewat AdSense, jualan produk, jualan jasa, dan lain sebagainya. 

Semoga artikel ini bermanfaat.

Ikut diskusi
Tutup diskusi
Berkomentarlah dengan bijak dan sopan!
# Silahkan tulis pesan di kolom komentar.
# Pesan akan dibalas saat saya online.
# Komentar spam tidak dipublikasikan.

Posting Komentar